Beranda » Blog » Telkomsel Veronika Sebuah Legenda Artificial Intelligence

Telkomsel Veronika Sebuah Legenda Artificial Intelligence

31 Januari 2022
tanya veronika asisten virtual
Orang bilang generasi milenial adalah generasi yang tahan banting dan mudah menyesuaikan diri. Lantaran kami berada pada 2 jaman yang berbeda dalam tempo yang sangat cepat. Evolusi teknologi komunikasi yang mengubah dunia secara cepat dan merata. Jaman sebelum era online dan 20 tahun setelahnya, mulai jaman TV analog hingga digital, sms ke era chatting, teknologi controller ke jaman artificial intelligence (AI).Kami menjadi saksi hidup bagaimana menjengkelkannya ketika mba Veronika Telkomsel sudah mulai menjawab telpon kita. "Maaf nomor yang anda tuju sedang tidak aktif", kalimat yang terdengar dan biasa saja. Namun, bisa diartikan lain bagi yang sedang PDKT atau sedang berbpacaran apalagi LDR. Jangan-jangan doi ngga mau ditelpon, ntar pas ada apa-apa, dan segudang negatif thingking lainnya. Maklum saat itu tidak ada media social atau whatsapp.Terlepas dari problematika masa-masa handphone polyphonic, telkomsel veronika telah menjadi legenda dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah hidup generasi milenial. Belakangan diketahui, ternyata veronika tergolong artificial intelligence (AI), meski tak secanggih AI tanya veronika asisten virtual yang sekarang. Hal ini karena merupakan program yang dibuat untuk me response sesuatu, dalam hal ini nomor yg tidak aktif atau response terhadap nomor yang diinput pengguna ketika mengisi pulsa. Isi pulsa yang kami maksud adalah yang berupa voucher gosok, jadi waktu itu isi pulsa bisa lewat sambungan USSD dengan bantuan mba veronika telkomsel.
Artikel Terkait
PAXG vs XAUT: Perbedaan, Kelebihan, dan Cara Memilih

PAXG vs XAUT: Perbedaan, Kelebihan, dan Cara Memilih

Emas tertokenisasi makin sering dilirik karena memberi eksposur harga emas tanpa repot menyimpan emas fisik. Dua nama yang paling sering muncul di kategori “emas crypto” adalah PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT). Keduanya sama-sama mengacu pada emas fisik,...

Risiko Emas Crypto: Spread, Volatilitas, dan Hal yang Perlu Dicek

Risiko Emas Crypto: Spread, Volatilitas, dan Hal yang Perlu Dicek

Emas crypto (emas tertokenisasi) sering terlihat “tenang” karena mengacu pada emas. Namun, begitu masuk ke mekanisme pasar aset digital, muncul risiko-risiko praktis yang wajib dipahami: spread, volatilitas intraday, likuiditas, perbedaan harga antar-pasar, serta...

Apa itu PAXG (PAX Gold): Cara Kerja Token Emas dan Panduannya

Apa itu PAXG (PAX Gold): Cara Kerja Token Emas dan Panduannya

PAX Gold (PAXG) merupakan token emas yang banyak dibahas saat orang mencari “emas crypto” atau “emas tertokenisasi”. Intinya sederhana: PAXG bertujuan menghadirkan eksposur harga emas melalui token blockchain, dengan dukungan emas fisik sebagai aset dasar. Dengan...

Apa itu XAUT (Tether Gold): Cara Kerja Token Emas dan Panduannya

Apa itu XAUT (Tether Gold): Cara Kerja Token Emas dan Panduannya

XAUT (Tether Gold) adalah salah satu token emas yang paling sering muncul saat orang mencari emas tertokenisasi. Konsepnya sederhana: XAUT bertujuan memberi eksposur harga emas lewat token blockchain, dengan dukungan emas fisik sebagai aset dasar. Dengan format token,...

Apa itu Saham Tertokenisasi: Cara Kerja, Issuer, dan Kustodian

Apa itu Saham Tertokenisasi: Cara Kerja, Issuer, dan Kustodian

Saham tertokenisasi (tokenized stocks) adalah representasi aset pasar modal dalam bentuk token blockchain. Token ini dirancang untuk mengikuti pergerakan harga saham acuan (sering disebut “underlying”), sehingga pembaca bisa memperoleh eksposur pergerakan harga saham...

Pintu: Aplikasi Investasi, Nabung dan Trading Emas Crypto

Pintu: Aplikasi Investasi, Nabung dan Trading Emas Crypto

Pintu merupakan solusi investasi saham tertokenisasi dan emas crypto, aplikasi ini juga menjadi aplikasi trading all-in-one untuk trading aset kripto secara online di HP. Anda bisa membeli, menjual, menyimpan, hingga mengirim aset kripto langsung dari satu aplikasi...